Semua Tentang Rindu

RINDU I

Kabut yang menjumpaiku sore ini mengisyaratkan kerinduan
Lampu-lampu gemetaran dikota kecil kita
Sebab angin tak henti membisikan nada dingin
Namun disini, dihatiku diliputi kehangatan cahaya

RINDU II

Adalah pada bintang dimalam ini
Kupersembahkan sebuah kerinduan
Kerinduan akan cahaya
Yang lama terkurung dalam hati ini
Yang tak pernah terucap lewat apa pun
Karena aku sendiri tak punya suara untuk berbahasa

Maafkan aku
Semua perasaanku seperti berotasi
Kadang malam, kadang siang begitu cepat berganti
Hanya satu hal yang tak berubah
Sebuah kerinduan pada cahaya bintang
Yang tak pernah terucap lewat kata
Hanya debar
Tapi entahlah apa ia mengerti?

Mungkin setelah malam ini berlalu pun
Tetap bisu dan kerinduanku semakin mengakar

Semoga bintang tak akan pernah lelah bersinar dan setia menunggu
Disini, saat ini meski hanya dalam hati
Aku akan tetap menyimpan sebuah kerinduan
Hingga tiba saatnya aku ucapkan

RINDU III

Kini, saat ini
Sepi dan bosan aku disini
Seperti pohon tanpa daun
Atau seperti bunga tanpa harum
Kau sedang apa?

RINDU IV
Setelah lama kuterjemahkan jarak yang terbentang membuatku mengerti makna hujan, warna pelangi dan arti lagu bulan, kesemuanya adalah rindu akan kau
Hatiku yang tersimpan dalam pasir dan debu kini kau mengoreknya hingga terdampar dalam ruang kosong yang penuh kerinduan, ada rasa yang meniup diseluruh organ tubuhku yang masih merah
Oh, apa yang salah dari diriku ini? Hingga selamanya dalam detikku kau menari dalam ribuan topeng dalam nuraniku.
Aku menunggumu dikota ini hinga musim mengemarau, kulepaskan harap pada sepanjang jalan yang diterangi bulan, kemudian kubacakan syairku yang merindu. Aku memanggil rohmu yang bersembunyi dikalbuku. Aku bertanya,β€œSampaikah puisiku?”
Jangan biarkan aku mengemarau karna menunggu dan merindumu.
RINDU V
Luna raya tersungging centil diangkasa
Sambil usil dia menatap manja
Kenapa tiba-tiba ada raut wajahmu disana
Runtuh kehatiku semua

Iklan

17 thoughts on “Semua Tentang Rindu

  1. di kang Achoey lagie mencintai puisi n pembacanyah … disini lagie rindu .. klop banget nih πŸ˜‰

    Salam hatur tararengkyu n met rindu-rinduan πŸ˜‰
    ************************************************************************
    He.. Kompak πŸ™‚

  2. sebuah luapan rindu yang luar biasa . T.O.P
    hanyut aku terbaru arus aliran syair-syairmu

    silahkan juga mampir di http://degoblog.wordpress.com/category/bisa-dibilang-puisi/ didalam aku menuliskan puisi-menurut perspektifku, ehehe, akhirnya bagi kita yang gandrung puisi, maka menjadi terkagum dengan kata-kata, kdang ktab suci yang tidak selamanya seiring sejalan, menjadikan kita terdampar dan mengagumi kata-kata . ckckc, tapi kita tetap harus cinta dengan kita suci atuh , kan kata-katamah bagai belati dengan dua sisi tajam . *nggak nyambung*

    salam .
    **************************************************************************************************************************
    Tada kata-kata yang lebih indah dari pada kitab suci.
    Iya InsyaAllah saya nanti berkunjung. Saya baru belajar menulis, mohon share ilmunya. Makasih.

  3. jago bikin puisi ya mbak…. boleh dong sesekali buatkan tuk saya πŸ™‚
    *****************************************************
    Baru mencoba menulis, masih harus banyak belajar. πŸ™‚

  4. Wah, rindu yang puitis dan romantis, ayo nulis puisi lagi. Bakat penyairnya besar tuh sebesar rindu yang dicurahkan dalam rangkaian kata tak terucap . Baca puisiku di jendelakatatiti.wordpress.com, terima kasih.
    **************************************************************************************************************************
    Alhamdulillah. Makasih. V sedang mencoba belajar nulis :). InsyaAllah nanti V baca.

  5. Ternyata puisinya emang bagoes-bagoes, pantesan Kang Achoey mengaguminya.
    Salam sukses ti urang Ciamis kidul πŸ˜‰
    ****************************************************************
    Alhamdulillah. Salam oge ti tilas puseur dayeuh nagri sunda nyaeta Kawali tea πŸ™‚

  6. wah ternyata pusinya bener -bener bagus, pantesan bacanya jago…
    ******************************************************
    Alhamdulillah… Makasih πŸ™‚

  7. ouww….1000:0 saya kalah bener kata Kang Achoey 5 tahap puisi RINDU nya ambles ke jantung si Akang euyy hahaha…salam kenal Teh πŸ˜€

    salam hangat
    *************************************************************************************************************
    He.. bisa aja. Salam kenal juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s