Cerita Tentang Aku dan Kau, Duhai Kekasihku…

Kemudian kau menemukanku sesaat sebelum aku benar-benar lelah menunggu menemukan rasa lagi. Kau datang seperti bulan saat malam, meski tak sebesar bintang, kau terasa lebih dekat, lebih terang. Saat siang panasmu seperti mentari, menghangatkan, mengunjungiku setiap hari, selalu hadir, tetap hadir dan kuyakini selamanya hadir. Tak seperti api panasnya begitu kuat namun membinasakan. Continue reading “Cerita Tentang Aku dan Kau, Duhai Kekasihku…”

Iklan