JANTUNG

Irama degup jantungmu memburu
Aku mencari aku di detaknya
Selaksa cerita kuukir dibatu
Layaknya prasasti yang kusimpan dalam, dalam.
Mulutku terus saja bisu
Padahal tubuhku bergetar
Darah melaju di aortaku
mengalirkan kata-kata yang tak putus-putusnya
Aku menyimpan tanda tanya pada matamu
Terkadang ia sembunyi ke dasar palung hatimu
Jika kau rasa perih jiwamu
Berbagilah denganku saja
Berbagilah denganku saja
Mungkin aku terlalu naif
Tapi aku hanya ingin senantiasa menyentuh jantungmu
Mendengarnya berkata, “Aku Mencintaimu”.

Silvia Dewi, 19 Agustus 2016

Lama banget hiatus dari tahun 2011, anak pun udah 2 sekarang. Hehe… Belajar lagi nulis. Meskipun mungkin belum sempat BW.

Iklan